Sapta Mulia Jaya - Di tengah keterbatasan fasilitas, semangat anak-anak untuk belajar mengaji di Musholla Al-Ikhwan, Desa Sapta Mulia Jaya, tetap membara. Musholla sederhana ini menjadi tempat mereka menimba ilmu agama, meski dengan kondisi yang jauh dari kata ideal.
Bangunan musholla yang tampak apa adanya, dengan dinding kayu yang mulai lapuk dan penerangan seadanya, tidak menyurutkan langkah anak-anak untuk datang setiap malam. Mereka duduk bersila di lantai, dengan kitab suci Al-Quran di tangan, mengikuti bimbingan dari seorang guru yang juga dengan tulus mengabdikan diri.
"Kami sangat terharu melihat semangat anak-anak ini. Meski kondisi musholla sangat sederhana, mereka tetap rajin datang untuk belajar mengaji," ujar Ibu Siti Ely Mulyanti, salah seorang pengurus musholla.
Keterbatasan fasilitas memang menjadi kendala utama dalam proses belajar mengajar di Musholla Al-Ikhwan. Selain kondisi bangunan yang kurang memadai, ketersediaan Al-Quran dan buku-buku agama juga sangat terbatas.
"Kami berharap ada pihak yang terketuk hatinya untuk membantu memperbaiki kondisi musholla ini. Agar anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan semangat," harap Ibu Siti Ely Mulyanti.
Meski demikian, semangat anak-anak untuk belajar mengaji di Musholla Al-Ikhwan tetap menjadi inspirasi bagi kita semua. Di tengah keterbatasan, mereka tetap berusaha untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia dan cinta Al-Quran.
Semoga berita ini bermanfaat!
Mohon bantuannya untuk memberikan komen dan Like berita ini!?
Terima Kasih!



